KOMUNITAS PECINTA KALAJENGKING INDONESIA


Forum Para Pecinta Kalajengking
 
IndeksPortalFAQPendaftaranLogin


Latest topics
» Haloww dari jakarta
Wed Mar 02, 2016 9:21 pm by johz

» Haloww dari jakarta
Wed Mar 02, 2016 9:20 pm by johz

» gendong anak
Fri Oct 30, 2015 8:18 pm by Nurul Anam

» REGIONAL JATENG & D.I.Y
Tue Jul 14, 2015 11:52 pm by Aaldwin1985

» Jual kalajengking AFS H.cyan
Mon Jul 13, 2015 10:59 am by Aaldwin1985

» saat "kala" lagi "jengking" :D
Sun Jul 12, 2015 12:54 pm by irfan bagus irawan

» Makasih udh boleh gabung :D
Fri Jul 03, 2015 2:08 pm by Arvendo

» baru mulai
Wed Jun 17, 2015 12:03 pm by hafidrahman

» terima kasih sudah boleh gabung :)
Tue Jun 16, 2015 3:21 pm by drapion

KPKI Tweet
User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 32 pada Sat Oct 26, 2013 9:42 am
Statistics
Total 901 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah denist

Total 2321 kiriman artikel dari user in 738 subjects
Musuh Alami dan Penyakit Kalajengking
Wed Mar 13, 2013 1:25 pm by donijo
karena isinya cuma gambar mending langsung ke linknya aja ya Very Happy
nanti kalo nemu penjelasannya ane share dimari tongue

cekidot : http://eycb.pagesperso-orange.fr/scorpions/Gennemis.htm

Comments: 5
Cara Penulisan Daftar Koleksi
Tue Apr 10, 2012 7:31 pm by bacon89


Gimana cara bacanya?
contoh: 1.3.0 P.imperator

- bilangan pertama (1) untuk menyatakan jumlah jantan P.imperator. Pada contoh artinya 1 jantan P.imperator

- bilangan kedua (3) untuk menyatakan jumlah betina P.imperato. Pada contoh artinya 3 betina P.imperator

- bilangan ketiga (0) untuk menyatakn jumlah P.imperator yg unsex. Pada contoh artinya tidak ada yg unsex atau berjumlah 0 untuk P.imperator yg unsex.

Cara penulisan seperti ini sudah dipakai oleh hobbies di seluruh dunia. semoga bermanfaat Very Happy

Comments: 10
Pasir Pantai untuk Desert Scorpion
Mon Dec 02, 2013 10:17 am by Rama EBy
Dikarenakan semakin banyaknya Desert Scorpion yang di pelihara Para Pecinta Kalajengking di Indonesia, dan dikarenakan Desert Sand tidak terdapat di semua daerah Negara kita, maka saya mencoba mengimprovisasi dengan menggunakan Pasir Pantai sebagai substrat untuk Desert Scorpion saya.
Selama menggunakan Pasir Pantai ini, Desert Scorpion saya tidak mengalami sesuatu yang buruk, dia masih tetap bisa berjalan dengan cepat dan dapat juga menggali dibawah batu yang saya sediakan.
Baiklah, ini adalah step by step untuk mempersiapkan Pasir Pantai sebagai substrat Desert Scorpion.
1. Ambil Pasir Pantai yang memiliki butiran terhalus
Butiran pasir terhalus biasanya terdapat di bagian pantai terdekat dengan ombak. Ambil secukupnya dalam sebuah wadah.
Pasir Pantai:
 

2. Cuci Pasir Pantai
Kita tahu bahwa pasir pantai pasti mengandung air yang asin dan beberapa kotoran, karena itu kita harus mencucinya terlebih dahulu sebelum pemakaian sebagai substrat Desert Scorpion kita.
Pencucian Pasir Pantai:
 

3. Bilas Pasir Pantai
Pasir pantai yang telah kita cuci tak kan cukup bersih hanya dengan 1 kali pencucian, sehingga kita harus membilas pasir tersebut sampai benar-benar bersih, baik dari warna air bilasan sampai ke rasa dari air bilasan tersebut.
Bilasan Pasir Pantai:
 

setelah kita yakin bersih dan air bilasan tidak lagi berasa asin, maka kita buang air bilasan tersebut.
Pasir Pantai Bersih:
 

4. Penjemuran Pasir Pantai
Setelah selesai pencucian Pasir Pantai tadi, maka proses selanjutnya ada penjemuran pasir yang telah kita cuci tadi.
Saya menaruh pasir tadi pada karung bersih dan menjemur pasirnya diatas halaman yang berumput, dapat juga pada halaman yang bersemen.
Hal ini mencegah masuknya debu tanah pada pasir yang telah kita cuci tadi.
Penjemuran Pasir Pantai:
 

5. Pasir Pantai siap pakai
Setelah dijemur dibawah terik matahari, tentu pasir pantai akan kering dan panas, oleh karena itu kita harus mendinginkannya terlebih dahulu dengan membiarkannya ditempat teduh selama beberapa waktu.
Setelah suhu pasir menurun (tidak panas), maka kita sudah dapat menggunakannya sebagai substrat untuk Desert Scorpion kita.
Contoh Terrarium bersubstrat Pasir Pantai:
 


sekian penjelasan yang bisa saya berikan, apabila ada kekurangan, harap kepada member lain untuk dapat membantu menambahkannya.
Salam Sengat terhangat.

Comments: 2

Social bookmarking
Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of KOMUNITAS PECINTA KALAJENGKING INDONESIA on your social bookmarking website
Google+
Google+